Sosialisasi WPA di Pendopo Kecamatan Nguntoronadi

ngadiroyo.sideka.id – Kamis (31/5/2018), Camat Nguntoronadi mengundang Kepala Desa / Lurah, Kasi Kesra / Modin dan Ketua Karang Taruna dalam rangka Sosialisasi dan Advokasi Pembentukan Warga Peduli AIDS (WPA) di Pendopo Kecamatan Nguntoronadi.

Dalam acara sosialisasi ini turut hadir Kepala UPT PUSKESMAS NGUNTORONADI I, Kepala UPT PUSKESMAS NGUNTORONADI II, Kapolsek Nguntoronadi serta Danramil Nguntoronadi.

Dalam sambutannya, Camat Nguntoronadi menyampaikan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri terkait jumlah korban penderita AIDS yang mengalami kenaikan setiap tahunnya. Dari data yang diperoleh pada tahun 2001 sebanyak 2 orang, tahun 2007 sebanyak 4 orang, tahun 2017 meningkat menjadi 388 orang dan per maret tahun 2018 sebanyak 418 orang.

Dari permasalahan tersebut maka diwajibkan membentuk pengurus Warga Peduli AIDS (WPA) yang bertujuan untuk mencegah agar tidak melebar dan mengetahui cara menangani ODHA (Orang Dengan HIV AIDS) baik yang masih hidup / sudah meninggal.

AIDS merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh dan melemahkan kemampuan tubuh untuk melawan infeksi dan penyakit. Penyakit ini baru terdeteksi setelah 5 – 10 tahun setelah terinfeksi. Cara penularan penyakit ini dapat melalui hubungan seks, tranfusi melalui jarum atau Penularan dari ibu kepada bayi pada masa kehamilan, ketika melahirkan atau menyusui.

AIDS sudah menyebar hampir di seluruh Kecamatan, di Kecamatan Nguntoronadi tercacat 13 orang penderita AIDS.

Setelah acara Sosialisasi dan Advokasi Pembentukan Warga Peduli Aids (WPA), masing-masing Desa diminta untuk membentuk Surat Keputusan (SK) Pengurus Warga Peduli AIDS (WPA) tahun 2018.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan