VERVAL BDT, Rampung Sesuai Target

ngadiroyo.sideka.id – Verfikasi dan Validasi guna pemutakhiran Basis Data Terpadu (BDT) Tahun 2018 Di Desa Ngadiroyo telah rampung dilaksanakan sesuai jadwal yaitu akhir Oktober.

Sebelumnya telah diadakan Musyawarah Desa (Musdes) pada akhir September lalu sebagai tahap awal Verifikasi dan Validasi BDT untuk mengidentifikasi keberadaan personal/keluarga/rumah tangga yang tercatat dalam data prelist dari Dinas Sosial Kabupaten Wonogiri serta mendata apakah masih ada fakir miskin selain yang ada di dalam data prelist tersebut.

Dalam Musdes yang dihadiri oleh BPD, LPM, RT, RW, TP PKK, Tomas serta Pendamping PKH Kecamatan Nguntoronadi Tuty Indriyani, SE. selaku Pemeriksa Verval BDT di Desa Ngadiroyo tersebut diperoleh sebanyak 4 Ruta yang tidak ditemukan dari 288 Ruta yang tercatat dalam data prelist.

Setelah dilakukan Musdes, proses Verval BDT dilanjutkan dengan pendataan ke rumah atau Visit Home ke Ruta di data prelist maupun usulan baru untuk menggantikan Ruta yang tidak ditemukan.

Pendataan ke rumah atau Visit Home di Desa Ngadiroyo yang terdapat 8 Dusun, dilakukan oleh 3 (tiga) Petugas Pendata yaitu Sigit Purwanto (Kadus Srayu & Ngelo), Budi Setyanto (Kadus Rejosari & Tritis) dan Pramono (Kadus Pencol).

Tuty Indriyani, SE. Pendamping PKH Kecamatan Nguntoronadi (kanan) saat memonitoring Petugas entri data Verval BDT Desa Ngadiroyo Tahun 2018.

Pramono yang menjabat sebagai Kadus Pencol sekaligus Petugas Pendata Dusun Pencol, Ngadiroyo dan Sengon mengatakan bahwa “Ada beberapa kendala dalam pengisian lembar verval. Kendala tersebut diantaranya Nomor ID PLN yang tidak ditemukan dikarenakan sudah tidak tercantum di meteran dan pemilik tidak menyimpan struk pembayaran tagihan listrik”.

“Namun kendala dalam hal tersebut akhirnya dapat diatasi setelah dilakukan 2-3 kali kunjungan dan Nomor ID PLN dapat diketahui” lanjutnya.

Lembar verval yang sudah diisi dari hasil pendataan oleh petugas kemudian diberikan kepada Petugas Pengentri data yaitu Ari Mastuti yang menjabat sebagai Kasi Kesejahteraan yang juga sekaligus sebagai Operator Data.

Data dari lembar verval oleh petugas pengentri kemudian diinput ke dalam aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Offline (SIKS OFFLINE).

Ari Mastuti sebagai penginput data yang telah mengikuti pelatihan di BAPEDA Kabupaten Wonogiri pada pertengahan September lalu mengatakan bahwa “Dalam menginput data ke aplikasi tidak menemukan kendala yang berarti, hanya terkadang jika terlalu lama digunakan sistem terkadang berhenti sendiri. Namun ketika di keluarkan kemudian di buka kembali maka aplikasi akan kembali seperti semula”.

Setelah berjuang selama 2 minggu, data lembar verval dari petugas pendata sebanyak 288 Ruta dari data prelist akhirnya rampung diinput ke dalam aplikasi di akhir bulan Oktober sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Data base, Berita Acara Musdes, Daftar hadir Musdes serta lembar verval BDT dikirim oleh penginput data kepada Pemeriksa Tuty Indriyani, SE. di Kantor PKH Kecamatan Nguntoronadi, Kamis (01/11) siang.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan