Penyemprotan Masal Dalam Rangka Pengendalian Serangan Penyakit Blast Pada Tanaman Padi Di Desa Ngadiroyo

Ngadiroyo.sideka.id || Petani Desa Ngadiroyo beserta Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Kecamatan Nguntoronadi Kabupaten Wonogiri mengadakan kegiatan penyemprotan masal dalam rangka pengendalian tanaman padi yang terkena serangan penyakit Blast/Jamur di lokasi Dusun Srayu dan Dusun Ngelo, Kamis (31/1/2019) pagi.

Sebelumnya Kasi Kesejateraan Desa Ngadiroyo menerima laporan dari salah satu Ketua Kelompok Tani (Poktan) Desa Ngadiroyo terkait tanaman padi mereka yang daunnya muncul bercak berwarna coklat. Laporan tersebut kemudian segera disampaikan kepada PPL Desa Ngadiroyo yaitu Suparno, SP.

Senin (28/1/2019) pagi setelah menerima laporan tersebut , Suparno, SP. selaku PPL Desa Ngadiroyo, Sudarsono, S.TP. selaku Koordinator PPL Desa Ngadiroyo dan Wahyudi, SP. selaku Petugas POPT (Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan) Hama Penyakit Kecamatan Nguntoronadi melakukan pengecekan di lokasi untuk memastikan penyebab penyakit yang menyerang tanaman padi milik petani. Setelah dilakukan pengecekan, dipastikan tanaman padi milik petani Desa Ngadiroyo terkena serangan penyakit Blast atau penyakit tanaman padi yang disebabkan oleh Jamur.

Wahyudi, SP. Selaku Petugas POPT Hama Penyakit saat memberikan penjelasan terkait penyebab dan cara pengendalian penyakit Blast kepada Petani Desa Ngadiroyo.

Menindaklanjuti hal tersebut Kamis (31/1/2019) pagi, Petugas POPT Hama dan Penyakit serta PPL Kecamatan Nguntoronadi mengadakan gerakan masal untuk pengendalian penyakit Blast di area Poktan Handayani I dan Handayani II (Dusun Srayu dan Dusun Ngelo) bersama Petani setempat.

Sebelum kegiatan penyemprotan masal dalam rangka pengendalian penyakit tersebut, ada beberapa alat yang perlu dipersiapkan oleh petani. Alat-alat yang dibutuhkan yaitu bak air atau gentong dan tangki semprot untuk masing-masing Petani.

Kegiatan penyemprotan masal yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut, di awali dengan sambutan serta penjelasan dari Wahyu, SP. selaku POPT Hama Penyakit terkait penyakit Blast/jamur yang sedang menyerang tanaman padi milik Petani serta dampaknya hingga penggunaan tangki semprot yang masih kurang tepat.

Penyakit Blast pada tanaman padi merupakan penyakit yang disebabkan oleh jamur/Cendawan. Jamur penyebab penyakit Blas dapat menyerang semua fase pertumbuhan tanaman padi mulai dari pesemaian sampai menjelang panen. Penyakit blas sangat merugikan. Dampak serangan penyakit blast dapat mengakibatkan kehilangan hasil dalam jumlah besar. Bahkan serangan penyakit Blast yang tidak dikendalikan bisa mengakibatkan gagal panen atau puso. Dan juga mengenai penggunaan tangki semprot oleh petani yang pada umumnya masih kurang tepat. Baik penggunaan sepuyer maupun cara penyemprotannya yang kurang tepat sehingga hasil yang diperoleh kurang bahkan tidak efektif”, jelas Wahyudi.

Proses pencampuran Fungisida dengan air sebelum dilakukan penyemprotan pada tanaman padi yang terkena serangan penyakit Blast/Jamur.

Wahyudi selaku POPT Hama Penyakit juga menjelaskan beberapa faktor yang dapat menyebabkan penyakit Blast dan cara menanggulanginya.

Salah satu faktor yang menyebabkan penyakit Blast adalah pengunaan pupuk Nitrogen yang berlebihan. Tanaman yang dipupuk Nitrogen dengan dosis tinggi menyebabkan tanaman menjadi lebih rentan / lebih tinggi terkena penyakit. Oleh karena itu agar tanaman padi terhindar dari serangan penyakit Blast dengan menggunakan pupuk N (Nitrogen) dan K (Kalium) secara berimbang dan diharapkan agar Petani tidak bergantung pada pemakaian pupuk anorganik (pupuk kimia) tetapi dapat beralih/menggunakan pupuk Organik”, tambah Wahyudi.

Setelah menerima penjelasan dari Petugas POPT Hama Penyakit, Kegiatan Penyemprotan tanaman padi yang terkena serangan penyakit Blast/Jamur tersebut dilanjutkan dengan pencampuran Fungisida (Obat pembasmi jamur) yang diperoleh dari bantuan Dinas Pertanian Kabupaten Wonogiri dengan air di dalam bak air/gentong dengan takaran yang sesuai. Fungisida yang telah dicampur air dan diaduk secara merata kemudian dimasukkan ke dalam tangki semprot masing-masing Petani untuk selanjutnya dilakukan penyemprotan secara masal pada tanaman padi yang terkena serangan Blast/Jamur.

PPL serta Petugas POPT Hama Penyakit berharap dengan adanya kegiatan penyemprotan masal ini, Petani di Dusun lain yang mengalami masalah serupa dapat menerapkannya. Dan Petani dianjurkan membeli Fungisida yang sejenis di Toko Pertanian dikarenakan keterbatasan Fungisida yang diperoleh dari bantuan Dinas Pertanian. Obat Fungisida bantuan dari Dinas Sosial dalam jumlah terbatas harus dibagi dengan Desa Lain karena mengalami kasus serupa.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan