Cek Kesehatan Kolektif Bagi Calon Anggota KPPS Desa Ngadiroyo Untuk Pemilu 2019

Ngadiroyo.sideka.id || Selasa (12/3), PPS (Panitia Pemungutan Suara) Desa Ngadiroyo bekerjasama dengan Bidan Desa dari Puskesmas Nguntoronadi II menyelenggarakan kegiatan cek kesehatan kolektif bagi calon anggota KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) bertempat di Balai Desa Ngadiroyo. Cek kesehatan dilakukan guna pembuatan Surat Keterangan Sehat untuk melengkapi salah satu berkas pendaftaran sebagai calon anggota KPPS Desa Ngadiroyo dalam penyelenggaraan Pemilu pada 17 April mendatang. Dalam kegiatan tersebut, Tatik selaku Bidan Desa Ngadiroyo mengecek kesehatan calon anggota KPPS mulai dari cek tekanan darah, berat badan hingga tinggi badan.

Pada kesempatan itu sekaligus penyerahan berkas pendaftaran calon anggota KPPS kepada PPS Desa Ngadiroyo yang terdiri dari Sigit Purwanto (ketua), Tangguh Dedy Siswanti (anggota) dan Heni Dwi Sutanti (anggota). Adapun berkas pendaftaran lainnya berupa fotocopy KTP Elektronik yang masih berlaku (KTP-El berlaku seumur hidup), surat pernyataan bersangkutan yang dilengkapi dengan meterai, fotocopy Ijazah SLTA/SMA/sederajat dan masing-masing berkas pendaftaran dibuat dalam rangkap 2 (dua). Dalam pemilu tahun 2019 untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden, anggota DPR-RI, anggota DPRD Provinsi, anggota DPRD Kabupaten/Kota dan anggota DPD ini, Desa Ngadiroyo membutuhkan sebanyak 49 anggota KPPS untuk bertugas di 7 (tujuh) TPS (Tempat Pemungutan Suara).

Calon anggota KPPS Desa Ngadiroyo mengikuti cek kesehatan kolektif di Balai Desa Ngadiroyo, Selasa (12/3).

Hal ini berbeda dari tahun sebelumnya saat Pilgub (Pemilihan Gubernur) Jawa Tengah tahun 2018, dimana Desa Ngadiroyo hanya terdapat sebanyak 5 (lima) TPS sementara untuk Pemilu tahun ini di Desa Ngadiroyo terdapat 7 (tujuh) TPS, yaitu TPS 01 di Dusun Srayu, TPS 02 di Dusun Tritis, TPS 03 di Dusun Ngadiroyo, TPS 04 di Dusun Sengon, TPS 05 di Dusun Rejosari, TPS 06 di Dusun Pojok dan TPS 07 di Dusun Pencol. Masing-masing TPS terdapat sebanyak 7 (tujuh) anggota KPPS yang terdiri atas seorang ketua merangkap anggota dan enam anggota serta dibantu oleh 2 (dua) orang petugas ketertiban dan keamanan TPS.

Untuk berkas pendaftaran calon anggota KPPS yang belum lengkap ditunggu oleh PPS hingga 3 (tiga) hari ke depan seperti disampaikan oleh ketua PPS Desa Ngadiroyo yaitu Sigit Purwanto.

“Untuk berkas pendaftaran calon anggota KPPS yang belum lengkap kami tunggu hingga 3 (tiga) hari ke depan. Sebagaian besar berkas pendaftaran masih kurang yaitu baru rangkap 1 (satu) karena seharusnya rangkap 2 (dua)”, jelas Sigit.

Salah satu calon anggota KPPS (kiri) saat mengikuti cek kesehatan kolektif untuk melengkapi berkas pendaftaran.

Selain itu, ada beberapa calon anggota KPPS yang belum bisa hadir dalam kegiatan cek kesehatan kolektif yang diselenggarakan secara gratis tersebut dikarenakan ada kepentingan yang tentunya tidak bisa ditinggalkan. Bagi calon anggota yang belum mengikuti cek kesehatan kolekif di Balai Desa Ngadiroyo diharapkan agar segera melakukan cek kesehatan di Puskesmas atau klinik terdekat.

Perlu diketahui, KPPS yang dibentuk oleh PPS atas nama KPU kabupaten/kota mempunyai tugas/peran dalam melaksanakan pemungutan suara dan penghitungan suara di TPS. Secara umum tugas KPPS dalam melaksanakan pemungutan dan penghitungan suara di TPS adalah dalam rangka mewujudkan kedaulatan pemilih, melayani pemilih menggunakan hak pilih, memberikan akses dan layanan kepada pemilih disabilitas dalam memberikan hak pilihnya.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan