Tongkol besar bobot maksimal, hasil pengubinan tanaman jagung dari bantuan Dinas Pertanian Kabupaten Wonogiri

ngadiroyo.sideka.id ||  Tahun ini Desa Ngadiroyo Kecamatan Nguntoronadi mendapatkan bantuan benih tanaman jagung dari Dinas Pertanian Kabupaten Wonogiri melalui PPL (Petugas Penyuluh Lapangan) Kecamatan Nguntoronadi. Bantuan benih diberikan kepada 2 Kelompok Tani (Poktan) Desa Ngadiroyo yaitu Poktan Handayani (Dusun Tritis) dan Poktan Rukun Makmur (Dusun Sengon). Bantuan benih jagung sebanyak 250 Kg tersebut didroping di Kantor Desa Ngadiroyo pada Senin (18/3/2019) siang. Untuk selanjutnya benih dibagikan kepada anggota Poktan masing-masing.

Sadin Ketua Poktan Mardi Makmur (kiri) dan Agus Efendi Ketua Poktan Handayani (tengah) saat mengambil bantuan benih jagung di Kantor Desa Ngadiroyo.

Setelah masa tanam sekitar lebih dari 3 bulan, tanaman jagung Varietas Bisi 18 tersebut siap untuk dipanen. Sebelum dipanen dilakukan pengubinan untuk menghitung produksi tanaman. Pengubinan dilakukan oleh PPL beserta Kasi Kesra dengan mengambil sampel tanaman milik anggota Poktan penerima bantuan. Lokasi pengubinan di lakukan pada tanaman jagung milik Lardi anggota Poktan Handayani pada Selasa (9/7/2019).

Proses penanaman bantuan benih jagung oleh petani dari Poktan Handayani Desa Ngadiroyo.

Ari Mastuti (kasi kesra) beserta Suparyo (PPL) dan Agustina (PPL) tiba dilokasi pengubinan sekitar pukul 09.30 WIB. Agus Efendi (Ketua Poktan Handayani) dan Lardi telah berada dilokasi menunggu kedatangan tim untuk melakukan pengubinan. Pengubinan ini dilakukan dengan mengambil sample tanaman dengan ukuran 2,5 x 2,5 meter menggunakan alat pengubin. Sampel yang diambil berjumlah 40 batang tanaman jagung untuk selanjutnya dilakukan penimbangan. setelah ditimbang didapatkan hasil yang sangat baik yaitu 8,4 Kg. Hasil ubinan dikali 16 untuk mengetahui jumlah produksi tanaman jagung milik warga Dusun Tritis RT. 01 tersebut.

Proses pengubinan tanaman jagung milik Lardi salah satu anggota Poktan Handayani oleh PPL Kecamatan Nguntoronadi, Selasa (9/7/2019).

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi produksi tanaman diantaranya faktor air dan teknik penanaman. Seperti yang disampaikan oleh Suparyo PPL Desa Ngadiroyo bahwa tanaman Jagung yang ditanam di Sawah milik Larto ini tepat berada di pinggir sungai. Sehingga tanahnya subur dan kebutuhan air tercukupi. Selain itu faktor teknik penanaman yaitu dengan memperhatikan jarak tanam. sehingga tanaman jagung miliknya dapat tumbuh dengan baik ditandai dengan tongkol besar dengan bisi 18 dan bobot mencapai maksimal.

Setelah dilakukan pengubinan 2,5 x 2,5 m kemudian dilakukan penimbangan, hasil ubinan yang diperoleh sangat baik yaitu 8,4 Kg.

Bantuan jagung yang diberikan dirasa sangat membantu petani Desa Ngadiroyo. Mengingat sebagaian petani gagal panen tanaman padi yang diakibatkan kekeringan karena musim kemarau yang berkepanjangan. Diharapkan bantuan ini dapat meningkatkan perekonomian warga Desa Ngadiroyo yang sebagian besar adalah petani.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan