Ngadiroyo ceklii selalu dihati, yel yel penyemangat dalam latsar DESTANA

ngadiroyo.sideka.id || Kamis (19/9), Desa Ngadiroyo mengadakan Pelatihan Dasar (Latsar) bagi 42 Relawan DESTANA (Desa Tangguh Bencana) Desa Ngadiroyo. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pembentukan DESTANA Desa Ngadiroyo pada pertengahan bulan Agustus. Dalam menyelenggaran kegiatan ini, Pemerintah Desa Ngadiroyo menghadirkan Narasumber dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Wonogiri.

Sesuai ketentuan Relawan DESTANA Desa Ngadiroyo terdiri dari berbagai unsur / lembaga. Dalam pembentukan DESTANA berbagai unsur dilibatkan dengan memperhatikan keterwakilan perempuan. Sebagai penyemangat dalam melaksanakan kegiatan ini, “Ngadiroyo ceklii selalu dihati yesss” dibuat sebagai yel yelnya.

Sebanyak 42 Relawan mengikuti Pelatihan Dasar DESTANA Desa Ngadiroyo bertempat di Gedung Serba Guna Desa Ngadiroyo, Kamis (19/9).

Mulyono Kepala Desa Ngadiroyo dalam sambutannya menyampaikan bahwa dasar kegiatan ini adalah UU No 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, UU No 6 Tahun 2014 tentang Desa, PP No 21 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan pPenanggulangan Bencana, PERDA No 7 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana, dan PERDES No 3 Tahun 2019 tentang APBDes. Mulyono berharap agar kegiatan DESTANA di Desa Ngadiroyo semakin maju dan kedepannya dapat diadakan pelatihan – pelatihan lanjutan. Kegiatan pelatihan yang diselenggaran ini merupakan sebagian kecil dari keseluruhan pelatihan yang ada.

Dalam kesempatan itu, dihadiri Camat Nguntoronadi yaitu Sriyono S.Sos., MM. Sriyono menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Desa Ngadiroyo atas terbentuknya DESTANA Desa Ngadiroyo. Meskipun di Desa Ngadiroyo potensi bencana dapat dikatakan hampir tidak ada. Namun dengan adanya DESTANA merupakan bentuk kesiapsiagaan dan antisipasi serta tentunya dapat membantu jika Desa terdekat mengalami kejadian bencana.

Mulyono Kepala Desa Ngadiroyo saat memberi sambutan dalam Pelatihan Dasar DESTANA Desa Ngadiroyo tahun 2019.

Untuk kegiatan latsar ini, hadir 5 staf dari BPBD kabupaten wonogiri. Aisyah selaku staf dari Kasi Kesiapsiagaan BPBD kabupaten Wonogiri menyampaikan bahwa ada 3 unsur penanggulangan bencana yaitu Pemerintah, Masyarakat dan Dunia Usaha. 3 hal tersebut mempunyai peran masing – masing dan saling berkaitan dalam Usaha Penanggulangan Bencana.

Setelah pemaparan materi, acara dilanjutkan dengan diskusi yang dibagi menjadi 3 kelompok yaitu Pemerintah, Masyarakat, dan Dunia Usaha. Masing-masing kelompok mendiskusikan jika terjadi tanah longsor di Desa Ngadiroyo dan memposisikan diri sebagai satu dari 3 unsur diatas. Hasil diskusi masing-masing kelompok kemudian dipresentasikan didepan peserta pelatihan.

Aisyah staf dari Kasi Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Wonogiri saat menyampaikan materi dalam latsar kepada Relawan DESTANA Desa Ngadiroyo.

Pelatihan Dasar DESTANA Desa Ngadiroyo yang berlangsung selama 6 jam tersebut diakhiri dengan diskusi dalam 8 kelompok. Dalam diskusi itu dengan mengambil tema tanah longsor yang merupakan salah satu potensi yang bisa terjadi di Desa Ngadiroyo. Masing – masing kelompok mengisi lembar diskusi dimulai dari identifikasi bencana yang ada di Desa Ngadiroyo, ancaman resiko bencana, daftar anggota relawan DESTANA, tindakan saat terjadi bencana hingga pasca bencana.

Hasil diskusi kemudian ditulis di kertas Plano dan dipresentasikan di depan. Hasil diskusi selanjutnya dapat digunakan dan disimpan sebagai arsip desa. Arsip tersebut dibuka jika terjadi bencana.

Diskusi kelompok merupakan bagian dari Pelatihan Dasar yang diberikan kepada Relawan DESTANA Desa Ngadiroyo.

Sebagai penutup kegiatan, Aisyah menyampaikan bahwa prinsip relawan adalah niat, kemauan dan skill / kemampuan . Perempuan satu satunya staf lapangan itu juga menghimbau kepada relawan DESTANA jika menginginkan pertemuan untuk diskusi atau pemetaan lokasi untuk agenda lanjutan bisa menghubungi pihak BPBD. Aisyah berharap tahun depan Pemerintah Desa Ngadiroyo dapat menganggarkan dana untuk pelatihan dan penyediaan alat.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan