Sosialisasi jumantik cilik, jajanan sehat dan permainan tradisional oleh TP PKK Desa Ngadiroyo di SDN Ngadiroyo

Sosialisasi Jumantik Cilik, Jajanan Tradisional, dan Permainan Tradisional di SD Negeri Ngadiroyo, Sabtu (22/02/2019).

Ngadiroyo.sideka.id || Sabtu (22/2/2020), TP PKK Desa Ngadiroyo menyelenggarakan Sosialisasi Jumantik Cilik, Jajanan Sehat dan Permainan Tradisional. Kegiatan tersebut diselenggarakan di SD Negeri Ngadiroyo. Kegiatan ini dilaksanakan guna menindaklanjuti progam kerja dari TP PKK Desa Ngadiroyo tahun 2020. Dalam menyelenggarakan kegiatan ini, TP PKK Desa Ngadiroyo bekerja sama dengan bidan dari Puskesmas Nguntoronadi II. Memed selaku Babinsa Kecamatan Nguntoronadi turut menghadiri acara sosialisasi ini. Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB, bertempat di ruang kelas III dan kelas IV. Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh sebanyak 90 siswa-siswi SDN Ngadiroyo.

Babinsa Kecamatan Nguntoronadi, Petugas dari Puskesmas Nguntoronadi II dan Pengurus TP PKK Desa Ngadiroyo hadir dalam Sosialisasi Jumantik Cilik, Jajanan Sehat dan Permainan Tradisional.

Kegiatan sosialisasi dimulai dengan sosialisasi jumantik cilik oleh Ketua TP PKK Desa Ngadiroyo. Ninik Indriati selaku ketua TP PKK menjelaskan pengertian Jumantik (Juru Pemantau Jentik) sebagai upaya untuk mencegah DBD (Demam Berdarah Dengue) yang disebabkan oleh Nyamuk Aides Aygepty. Ninik menjelaskan tempat perkembangbiakan nyamuk seperti bak mandi, gentong, kaleng bekas, vas bunga, potongan bambu, lubang pohon, ketiak daun, baju bergantung, dll. Ninik juga menjelaskan kepada anak-anak sebagai jumantik cilik untuk melakukan gerakan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) 3M Plus. Diakhir sosialisasi, Ninik menghimbau kepada anak-anak agar banyak mengkonsumsi jus jambu biji dan mengenalkan beberapa contoh tanaman anti nyamuk seperti sereh, daun kates, tanaman telapak dara dan lavender.

Ketua TP PKK Desa Ngadiroyo Ninik Indriati saat memberikan Sosialisasi Jumantik Cilik kepada siswa-siswi SD N Ngadiroyo.

Dalam akhir sosialisasi jumantik cilik, masing-masing ketua kelas mempraktekkan menjadi jumantik cilik. Anak-anak diajak oleh ketua TP PKK dan anggota POKJA IV untuk memantau jentik nyamuk di kamar mandi sekolah. Kegiatan jumantik cilik ini dengan cara memantau jentik dengan menggunakan senter. Jentik nyamuk biasanya akan muncul ke permukaan air jika terkena cahaya. Sehingga memudahkan untuk memantau adanya keberadaan jentik di bak penampungan air.

Ketua TP PKK Desa Ngadiroyo Ninik Indriati saat memberikan Sosialisasi Jumantik Cilik kepada siswa-siswi SD N Ngadiroyo.

Setelah sosialisasi jumantik cilik, acara dilanjutkan dengan sosialisasi jajanan sehat oleh Bidan Ayun selaku petugas dari Puskesmas Nguntoronadi II. Bidan ayun memberikan contoh jenis-jenis makanan sehat dan jenis-jenis makanan yang tidak sehat untuk dikonsumsi anak-anak. Pihak sekolah telah menghimbau anak-anak agar membawa bekal dari rumah. Dikarenakan saat ini bermunculan jenis-jenis makanan yang murah dengan warna makanan yang mencolok. Jenis-jenis makanan yang sering kali dijual dilingkungan sekolah ditakutkan mengandung bahan-bahan yang berbahaya seperti pewarna, pengawet, dan perasa yang tidak layak untuk dikonsumsi.

TP PKK membagikan Jajanan sehat kepada siswa-siswi SDN Ngadiroyo.

Selain memberikan penjelasan terkait jajanan sehat, dibantu dengan bidan desa yaitu Tatik mengadakan penilaian terhadap bekal yang dibawa oleh anak-anak. Sebelumnya pihak sekolah telah meminta anak-anak untuk membawa bekal makanan dari rumah dengan menu 4 sehat 5 sempurna. Masing-masing kelas dipilih satu yang termasuk bekal terbaik dengan mengandung unsur tersebut. 6 siswa siswi dengan bekal terbaik mendapatkan bingkisan dari TP PKK Desa Ngadiroyo sebagai wujud apresiasi. Bekal terbaik yang mengandung menu makanan 4 sehat 5 sempurna yaitu mengandung makan pokok seperti nasi, lauk pauk yang mengandung protein hewani maupu nabati, sayur-sayuran, buah-buahan dan susu. Dalam kesempatan itu, TP PKK juga membagikan jajanan sehat yang terdiri dari martabak manis, jus jambu dan risoles sayuran.

POKJA II mengenalkan dan mengajak bermain permainan tradisional congklak kepada siswa-siswi SDN Ngadiroyo.

Setelah sosialisasi jajanan sehat, acara dilanjutkan dengan sosialisasi permainan tradisional oleh POKJA II TP PKK Desa Ngadiroyo. POKJA II yang beranggotakan 3 orang tersebut memperkenalkan beberapa permainan tradisional seperti jamuran, bekelan dan congklak/dakon. Beberapa anggota TP PKK Desa Ngadiroyo mengajak beberapa siswa untuk mempraktekan permainan tradisional tersebut. Ditengah era digital banyak anak-anak yang tidak mengetahui permainan tradisional yang pada dasarnya mengandung sarat makna. Anak-anak saat ini lebih banyak memainkan gadget mereka dan membuat mereka cenderung pasif dan tidak peka terhadapa lingkungan sekitar.

 

Ninik Indriati Ketua TP PKK Desa Ngadiroyo saat memberikan sarana cuci tangan kepada Wakil Kepala SDN Ngadiroyo.

Sosialisasi jumantik cilik, jajanan sehat dan permainan tradisional ditutup dengan penyerahan sarana cuci tangan dan alat permainan congklak oleh Ketua TP PKK kepada pihak sekolah. Anak-anak juga dipersilahkan untuk menikmati bekal yang dibawanya. Dengan adanya sosialisasi TP PKK Desa Ngadiroyo mempunyai tujuan sebagai berikut:

1) Sosialisasi jumantik cilik diharapkan setiap rumah memiliki juru pemantau jentik untuk mencegah DBD.

2) sosialisasi jajanan sehat diharapkan anak-anak dapat memilih dan mengkonsumsi jajanan sehat khususnya di lingkugan Sekolah.

3) Sosialisasi permainan tradisional diharapkan anak-anak dapat mengenal dan memainkan kembali permainan tradisional yang mulai ditinggalkan dengan berkembangnya era digital atau setidaknya dapat menghimbangi permainan gedget.

 

 

 

 

 

 

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan