Penerimaan SPPT Desa Ngadiroyo tahun 2020, Pemerintah Desa targetkan pelunasan awal bulan Mei

SPPT PBB-P2 Desa Ngadiroyo tahun 2020 sebanyak 1328 lembar.

ngadiroyo.sideka.id || Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Wonogiri telah menerbitkan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (SPPT PBB-P2)  tahun 2020. SPPT PBB tahun 2020 telah dikirimkan oleh BPKD ke Kecamatan masing-masing. Untuk SPPT PBB Desa Ngadiroyo diambil oleh Kepala Desa ke Kecamatan Nguntoronadi pada Selasa (3/2/2020).

Tahun 2020, Desa Ngadiroyo menerima jumlah SPPT PBB yang berbeda dari tahun sebelumnya. Seperti yang disampaikan oleh Sekretaris Desa Haryoso bahwa tahun ini Desa Ngadiroyo ada penambahan 3 lembar SPPT baru. Tahun 2019 Desa Ngadiroyo menerima sejumlah 1325 lembar, sementara tahun ini menerima sejumlah 1328 lembar. Adanya penambahan jumlah SPPT ini diperoleh dari pengajuan SPPT baru pada tahun 2019.

Setelah pengambilan, SPPT PBB kemudian diberikan kepada Kepala Dusun (Kadus) untuk selanjutnya dipilah untuk tiap-tiap Dusun. SPPT yang diterima oleh masing-masing Kadus juga mengalami perubahan dari tahun sebelumnya. Seperti yang disampaikan oleh Kadus Pojok Marno bahwa tahun lalu ada transaksi jaul beli tanah yang dilakukan oleh warga sehingga mengakibatkan adanya perpindahan SPPT tersebut.

Kepala Dusun saat proses pemilahan lembar SPPT di Kantor Desa Ngadiroyo.

Dari pembagian SPPT yang dilakukan oleh kadus, diperoleh hasil masing-masing jumlah sppt tiap-tiap dusun sebagai berikut:

  1. Dusun Ngelo sejumlah 112 lembar SPPT
  2. Dusun Srayu sejumlah 129 lembar SPPT
  3. Dusun Rejosari sejumlah 164 lembar SPPT
  4. Dusun Tritis sejumlah 163 lembar SPPT
  5. Dusun Ngadiroyo sejumlah 261 lembar SPPT
  6. Dusun Pojok sejumlah 122 lembar SPPT
  7. Dusun Sengon sejumlah 272 lembar SPPT
  8. Dusun Pencol sejumlah 71 lembar SPPT

Selain SPPT yang dibagikan dimasing-masing Dusun, Desa Ngadiroyo juga mempunyai SPPT untuk kas desa sejumlah 34 lembar. Sebagian besar SPPT kas desa merupakan tanah kas desa yang diperuntukan sebagai tanah bengkok / lungguh Kepala Desa dan Perangkat Desa. Selain itu ada beberapa tanah kas desa yang dilelang oleh warga dan ada sebagian yang tidak dilelang sehingga pembayaran pajak menjadi tanggungan Desa.

Selanjutnya, SPPT akan dibagikan kepada masyarakat penerima oleh masing-masing Kadus. Untuk pembayaran pajak dapat dilakukan di masing-masing Kadus atau Petugas Pemungut Pajak Dusun lainnya. Selain dibayar secara kolektif, masyarakat juga bisa melakukan pembayaran secara online. Dan untuk pelunasan PBB tahun 2020, Pemerintah Desa menargetkan pada awal bulan Mei mendatang.

Sementara untuk pelayanan PBB-P2 tahun 2020, BPKD melayani prosedur pelayanan terkait SPPT PBB. Adapun beberapa standar operasional dan prosedur pelaksanaan pelayanan pajak bumi dan bangunan adalah sebagai berikut:

  1. Pendaftaran Objek Pajak Baru
  2. Mutasi Objek/Subyek PBB
  3. Pembetulan SPPT
  4. Pembatalan SPPT
  5. Pembuatan Salinan SPPT
  6. Keberatan Atas Penunjukan Sebagai Wajib Pajak
  7. Keberatan Atas Pajak Terhitung
  8. Pengurangan Atas Pajak Terhutang
Sebanyak 1328 SPPT PBB selanjutnya akan dibagikan oleh Kadus kepada wajib pajak.

Pelayanan tersebut diatas dapat diajukan oleh masyarakat melalui Desa maupun secara mandiri ke BPKD. Sementara untuk syarat pengajuan yaitu fotocopy KTP, fotocopy SPPT, mengisi formulir pengajuan serta persyaratan lain sesuai pengajuan.

Pemerintah Desa berharap setelah SPPT dibagikan kepada masyarakat agar segera dibayar. Setelah pembayaran kepada Petugas Pemungut Pajak, selanjutnya Petugas Pemungut akan menyetorkan kepada Petugas Administrasi di Desa. Mulai tahun 2019, pembayaran PBB dilakukan secara online dengan pembuatan kode billing terlebih dahulu. Setelah pembuatan kode billing, selanjutnya petugas akan melakukan pembayaran di Bank BPD Jateng. Sementara untuk target PBB Desa Ngadiroyo tahun ini sebesar Rp. 39.211.640,-. Dari sebanyak 1328 lembar SPPT, sebanyak 9 lembar SPPT telah dibayar secara mandiri.

Pemerintah Desa mengharapkan pelunasan PBB tahun ini tepat waktu seperti tahun lalu. Tahun lalu Desa Ngadiroyo merupakan Desa pertama yang lunas pembayaran PBB se-Kecamatan Nguntoronadi. Tentunya Pemerintah Desa sangat mengapresiasi hal ini karena merupakan wujud kesadaran dan ketaatan masyarakat akan wajib bayar pajak. Kerjasama masyarakat dalam bidang apapun sangat diperlukan oleh Pemerintah Desa Ngadiroyo agar Desa Ngadiroyo semakin sejahtera.

 

 

 

 

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan