Realisasi kegiatan pembangunan di tengah pandemi covid-19

Pembangunan bak penampungan air dan pipanisasi sumur bor Dusun Ngelo, salah satu kegiatan yang telah terealisasi di tengah pandemi Covid-19).

ngadiroyo.sideka.id || Sampai saat ini pandemi Covid-19 masih terus mewabah di Indonesia. Berdasarkan laporan data pada akun Twitter @BNPB_Indonesia, Minggu (7/6/2020) sore, tercatat ada 672 kasus baru. Hingga saat ini total kasus Virus Corona di Indonesia mencapai 31.186 orang. Setelah 3 bulan berlalu, Pandemi Covid-19 membawa begitu banyak dampak sosial ekonomi bagi kehidupan masyarakat.

Dalam mengatasi dampak pandemi Covid-19 ini, banyak upaya yang dilakukan oleh Pemerintah. Salah satu upaya yang dilakukan adalah pemberian bantuan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19. Bantuan yang diberikan oleh Pemerintah kepada masyarakat dari berbagai sumber. Salah satu bantuan yang diberikan kepada masyarakat yang bersumber dari Dana Desa yaitu Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD).

25% Dana Desa digunakan untuk BLT DD Desa Ngadiroyo yang diberikan kepada 105 KK sebagai salah satu upaya mengurangi dampak pandemi Covid-19.

Pemerintah melalui Kemendes membuat kebijakan minimal 25-35% Dana Desa yang ditransfer ke masing-masing rekening Desa digunakan untuk mengatasi dampak Covid-19. Kebijakan yang ditetapkan mengenai BLT DD tentunya menjadi “PR” besar bagi Pemerintah Desa. Pemerintah Desa Ngadiroyo pada awal tahun atau lebih tepatnya sebelum adanya pandemi Covid-19 telah menyusun kegiatan-kegiatan di APBDes Tahun 2020. Dan kegiatan-kegiatan yang ada di APBDes Desa Ngadiroyo sebagian besar bersumber dari Dana Desa.

BLT DD yang telah direalisasikan perdana pada akhir Mei lalu membuat APBDes Desa Ngadiroyo mengalami perubahan. Kegiatan pembangunan Infrastruktur sebagian besar dibatalkan untuk BLT DD. Sementara kegiatan pembinaan dan pemberdayaan masyarakat berupa pelatihan-pelatihan juga belum bisa dilaksanakan dikarenakan terkait dengan anjuran pemerintah untuk Physical Distancing dan Social Distancing.

Salah satu Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) telah selesai direhab di tengan pandemi Covid-19.

Hingga awal Juni 2020, APBDes Desa Ngadiroyo baru merealisasi 3 (tiga) kegiatan dibidang pembangunan yaitu Peningkatan Gedung Serba Guna, Pipanisasi Sumber Air Bersih Dusun Ngelo dan Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Peningkatan Gedung Serba Guna berupa pemasangan Boven bersumber dari SILPA DD dengan anggaran sebesar Rp. 12.745.000,-. Pembangunan bak penampungan dan pipanisasi Sumur Bor Dusun Ngelo bersumber dari DD Tahap I dengan anggaran sebesar Rp. 20.000.000,-. Dan kegiatan RTLH sebanyak 5 rumah bersumber dari DD tahap I dengan anggaran sebesar Rp. 50.000.000,- (@ Rp. 10.000.000,-).

Kegiatan pembangunan yang telah direalisasikan oleh Pemerintah Desa Ngadiroyo merupakan kegiatan di APBDes Desa Ngadiroyo yang bersumber dari Dana Desa Tahap I. Kegiatan tersebut direalisasikan sebelum ada kebijakan DD digunakan untuk BLT DD. Semoga kebijakan yang diambil dapat mengurangi dampak pandemi Covid-19 untuk masyarakat Desa Ngadiroyo. Dan harapan terbesar yaitu pandemi ini dapat segera berakhir.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan