Penyuluhan kesehatan remaja, siapkan Generasi Berencana

Penyuluhan Kesehatan Remaja Desa Ngadiroyo di Gedung Serba Guna Desa Ngadiroyo, Rabu (21/10/2020).

ngadiroyo.sideka.id || Rabu (21/10/2020), Pemerintah Desa Ngadiroyo menyelenggarakan kegiatan Penyuluhan Kesehatan Remaja bertempat di Gedung Serba Guna Desa Ngadiroyo. Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) mengundang sebanyak 30 peserta remaja baik putra maupun putri. Penyelenggaraan penyuluhan dari APBDes Desa Ngadiroyo tahun 2020 ini tetap menerapkan protokol kesehatan.

Penyelenggaraan penyuluhan yang merupakan bidang pembangunan di bidang kesehatan ini dianggarkan oleh Pemerintah Desa dari anggaran yang bersumber dana dari Dana Desa (DD). Untuk menyelenggarakan kegiatan ini, Pemerintah Desa dan TPK mengundang 3 narasumber sebagai berikut :

  1. Bidan dari Puskesmas Nguntoronadi II
  2. Polsek Nguntoronadi
  3. Petugas dari Dinas PLKB Kecamatan Nguntoronadi
Bidan Nining (kiri) dan Ibu Siti (tengah) bersama Kepala Desa dalam Penyuluhan Kesehatan Remaja.

Nining Setyaningsih bidan dari Puskesmas Nguntoronadi II selaku narasumber mendapatkan kesempatan pertama menyampaikan materinya. Perempuan yang akrab disapa bu ning tersebut menjelaskan materi terkait kesehatan reproduksi remaja. Nining menjelaskan dasar tentang kesehatan remaja yang mencakup banyak hal. Ning menekankan untuk menjauhi seks bebas dikarenakan penjelasan sebelumnya terkait belum siapnya sistem reproduksi remaja. selain itu juga dijelaskan dampak bahaya dari seks bebas yang saat ini marak dilakukan oleh remaja.

Sesi kedua dalam kegiatan penyuluhan ini diberikan kepada narasumber dari Polsek Nguntoronadi. Aipda Sumardi, SH selaku Kanit Reskrim menyampaikan materi terkait pengaruh pergaulan bebas dikalangan remaja. Seiring dengan perkembangan yang kian pesat di bidang teknologi dan informasi membuat setiap individu untuk menggunakan media sosial. Sekarang media sosial sudah sangat berkembang dengan pesat, tak hanya dikalangan dewasa dan remaja, bahkan untuk saat ini anak-anak sudah banyak yang kecanduan media sosial. Namun tidak bisa dipungkiri, perkembangan medsos membawa dampak negatif yang dapat berpengaruh dalam penyebab pergaulan bebas dikalangan remaja. Beberapa dampak negatif media sosial dalam kehidupan sehari-hari remaja diantaranya yaitu memicu kejahatan fisik maupun psikis,  dan pornografi yang dapat mengakibatkan seks besas dikalangan remaja.

Aipda Sumardi, SH saat menyampaikan materi kepada peserta punyuluhan.

Sesi terakhir ditutup dengan pemberian materi oleh Siti Maemunah dari Dinas PLKB Kecamatan Nguntoronadi. Siti menjelaskan terkait Genre yaitu Generasi Berencana. Setiap orang pasti menginginkan untuk menikah kemudian mendapatkan keturunan. Namun untuk mewujudkan itu semua tidaklah mudah, semua ada prosesnya mulai dari dalam kandungan, bayi, anak-anak, remaja, dewasa hingga tua. Dan yang paling rawan adalah pada masa remaja dengan berbagai karakteristik yang dimilikinya.

Namun di saat remaja inilah juga saat yang tepat untuk berencana dalam berbagai hal sebagai berikut :

  • Sekolah harus berhasil
  • kapan harus bekerja
  • kapan mencari pasangan hidup
  • kapan berencana menikah
  • kapan berencana punya anak
  • dan masih banyak perencanaan yang lain
Siti Mutmainah saat menyampaikan materi kepada peserta penyuluhan.

Kemudian, Siti menjelaskan upaya apa yang dilakukan BKKBN dalam mendampingi remaja yaitu melalui Genre (Generasi Berencana) yang diwadahi dalam kegiatan PIK Remaja. PIK Remaja merupaka tempat kegiatan Genre yang dikelola dari, oleh dan untuk remaja guna memberikan pelayanan informasi dan konseling tentang kesehatan reproduksi serta jegiatan-kegiatan penunjang lainnya.

“Lalu apa yang perlu direncanakan yaitu perilaku hidup sehat dan berakhlak mulia, melanjutkan sekolah, mencari pekerjaan serta menyiapkan diri untuk berkeluarga. Dan usia ideal menikah yaitu 21 tahun untuk perempuan dan 25 tahun untuk laki-laki”, jelas Siti.

Sebagai penutup Siti mengajan peserta penyuluhan untuk menyerukan salam Genre. Peserta yang hadir diminta untuk berdiri dan menyuarakan salam Genre.

“Salam GenRe katakan tidak pada Seks Pra Nikah, Nikah Usia Muda dan Narkoba”, tutup Siti.

 

 

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan