84 KPM Desa Ngadiroyo terima BST alokasi bulan Februari di Pendopo Kecamatan Nguntoronadi

Penyaluran BST alokasi bulan Februari kepada sebanyak 84 KPM Desa Ngadiroyo di Pendopo Kecamatan Nguntoronadi, Selasa (16/2/2021).

ngadiroyo.sideka.id || Selasa (16/2/2021), sebanyak 84 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Desa Ngadiroyo kembali menerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial (Kemensos). Kemensos kembali menyalurkan BST tahun 2021 melalui PT Pos Kecamatan Nguntoronadi. KPM Desa Ngadiroyo mengambil BST bertempat di Pendopo Kecamatan Nguntoronadi mulai pukul 12.30 WIB. Pengambilan BST tersebut didampingi oleh Pramono (Kadus Pencol dan Ngadiroyo) beserta Sertu Sarto (Babinsa Desa Ngadiroyo)

Kepala Desa Ngadiroyo, Mulyono menjelaskan bahwa sebanyak 84 KPM tersebut terdiri dari 75 KPM yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), 5 KPM pengganti dari NON DTKS, dan 4 KPM peralihan dari BST HIMBARA. Pada alokasi bulan Januari seluruh KPM telah menerima BST meskipun jadwal penerimaannya tidak sama. Mulyono menambahkan 75 KPM dari DTKS menerima BST pada hari Senin (18/1/2021) di Gedung Serba Guna Desa Ngadiroyo, 5 KPM pengganti pada hari Selasa (9/2/2021) di Pendopo Kecamatan Nguntoronadi, dan 4 KPM peralihan HIMBARA pada hari rabu (10/2/2021) di Kantor Pos Kecamatan Nguntoronadi.

Sertu Sarto selaku Babinsa Desa Ngadiroyo saat hadir mendampingi penyaluran BST alokasi bulan Februari kepada KPM Desa Ngadiroyo.

Untuk alokasi bulan Februari, BST disalurkan serentak kepada sebanyak 84 KPM. Penyaluran BST bulan ini sempat menjadi kecemburuan di kalangan masyarakat. Hal ini dikarenakan BST NON DTKS dan peralihan HIMBARA baru saja disalurkan. Namun Pemerintah Desa memberikan penjelasan bahwa BST yang diterima KPM tersebut adalah untuk alokasi bulan Januari.

“Banyak masyarakat yang mengira bahwa ada penambahan jumlah KPM BST. Padahal 5 KPM BST NON DTKS adalah KPM pengganti yang awal tahun lalu telah kita usulkan. Sementara 4 KPM peralihan dari BST HIMBARA kita peroleh datannya langsung dari Dinas Sosial (Dinsos) melalui TKSK Kecamatan Nguntoronadi. Meskipun tahun lalu ada sebanyak 27 KPM dari BST HIMBARA,” jelas Mulyono

Mulyono memahami bahwa masyarakat terkadang kurang memahami mekanisme dan tahapan penyaluran BST. Pemerintah Desa memperoleh data BNBA (By Name By Address), jadwal serta lokasi pengambilan langsung dari Dinsos. Pemerintah Desa hanya bertugas untuk menyampaikan kepada KPM. Sementara masyarakat enggan bertanya dan lebih sering menyimpulkan sendiri. Namun Kades telah berkoordinasi dengan para Kadus agar menjelaskan kepada masyarakat apabila ada pertanyaan terkait hal ini.

Antrian KPM Desa Ngadiroyo saat penyaluran BST berupa uang tunai sebesar Rp. 300.000,- di Pendopo Kecamatan Nguntoronadi.

Dalam pengambilan BST alokasi bulan Februari ini, syarat pengambilannya masih sama. KPM datang ke Pendopo dengan membawa KTP/KK asli. Jika KPM tidak bisa hadir dapat diwakilkan oleh orang lain. Dengan ketentuan jika diwakilkan dalam 1 KK cukup membawa KTP/KK asli, sementara jika diwakilkan tidak dalam 1 KK ditambah dengan membawa Surat Keterangan (Suket) dari Desa. KPM yang hadir harus tetap menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Dari sebanyak 84 KPM, ada sebanyak 9 KPM yang tidak bisa mengambil BST sendiri. Ada beberapa alasan KPM tidak bisa mengambil sendiri yaitu dikarenakan sakit, jompo atau sedang bepergian. Penyaluran BST Desa Ngadiroyo bulan Februari berjalan dengan lancar. Masing-masing KPM menerima bantuan uang tunai sebesar Rp. 300.000,-. Bantuan tersebut diharapkan dapat digunakan untuk membantu mencukupi kebutuhan ekonomi keluarga selama pandemi Covid-19 ini. Dan harapan terbesar tentunya pandemi Covid-19 ini dapat segera berakhir.

 

 

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan