Pembangunan taman Desa Ngadiroyo, untuk swafoto dan arena bermain

Pembangunan Taman Desa Ngadiroyo dari Dana Desa Tahun 2020 selain menambah nilai estetika juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk swafoto dan arena bermain.

ngadiroyo.sideka.id || Tahun 2020, Pemerintah Desa Ngadiroyo mengalokasikan anggaran untuk pembangunan taman desa. Pembangunan taman desa berlokasi di sebelah timur lapangan sepak bola Dusun Tritis Desa Ngadiroyo. Pemerintah Desa mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 10.000.000,- untuk pembangunan taman tersebut. Anggaran dana pembangunan taman yang terletak di sebelah barat SDN Ngadiroyo itu bersumber dari Dana Desa (DD) tahap ketiga.

Saat ini penyediaan taman sudah menjadi kebutuhan publik, mengingat banyaknya manfaat yang diperoleh dari ketersediaan taman tersebut. Taman berguna sebagai arena rekreasi yang bermanfaat. Selain untuk bermain dan berswafoto, disisi lain taman juga berguna sebagai media atau sarana untuk peredam kepenatan warga desa yang padat aktivitas. Selain beberapa manfaat diatas, taman desa diharapkan dapat menambah nilai estetika sebuah lingkungan sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi sebuah desa (landmark).

Foto 0% lokasi pembangunan taman Desa di Dusun Tritis Desa Ngadiroyo.

Lokasi pembangunan taman desa ini merupakan lahan kosong yang terletak tepat di pinggir lapangan sepak bola. Sebelumnya sebelah utara lokasi pembangunan taman telah dibangun sebuah lapangan bola volly. Lapangan bola volly tersebut dibangun oleh Pemerintah Desa pada tahun 2019. Guna mempercantik lokasi ini maka dibangunlah sebuah taman desa. Pembangunan taman desa ini didesain unik yaitu dengan menggunakan ban bekas.

Ban bekas baik ban motor maupun ban mobil ditata sedemikian rupa dengan diberi cat warna-warni. Taman juga dikonsep dengan ditanami beberapa jenis bunga dan buah. Aneka bunga dan buah di ttanam pada buis beton dan pot dari ban bekas produksi dari “pot ngacir” yang ada di Dusun Tritis. Tanaman bunga dan buah di tempatkan dibeberapa bagian taman. Adapun beberapa jenis buah yang ditanam seperti buah pepaya dan buah alpukat.

Proses pembangunan taman desa tahun 2020 yang dikonsep dengan menggunakan ban bekas.

Pembangunan taman ini dikerjakan oleh 3 orang pekerja. Pembangunan taman juga dibantu secara swadaya oleh pemuda/karang taruna setempat. Pengerjaan pembangunan memerlukan waktu sekitar 1 bulan. Hingga akhir Desember tahun 2020, pembangunan taman telah selesai dikerjakan.

Saat ini taman desa sudah terlihat sangat cantik. Taman semakin unik dengan adanya “Harley-Davidson” yang terbuat dari ban bekas. Dibeberapa bagian taman juga diberi tulisan yang memberi pesan semangat. Diharapkan selain menjadi ikon bagi Desa, taman juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar. Taman desa dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar untuk swafoto dan arena bermain anak.

 

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan