Pembuatan 17 tempat cuci tangan sebagai tindak lanjut dari kegiatan PPKM MIKRO Desa Ngadiroyo

Pembuatan tempat cuci tangan di Dusun Srayu RT. 001/RW. 002 sebagai salah satu tindak lanjut kegiatan PPKM MIKRO Desa Ngadiroyo.

ngadiroyo.sideka.id || APBDes Desa Ngadiroyo tahun 2021 mengalokasikan anggaran untuk kegiatan PPKM MIKRO sebagai upaya untuk pencegahan penyebaran kasus Covid-19. Pemerintah Desa mengalokasikan anggaran untuk kegiatan PPKM MIKRO sebesar 8% dari Dana Desa (DD). Sebagai wujud dukungan pelaksanaan PPKM MIKRO, Pemerintah Desa telah merealisasikan anggaran tersebut sebagai tindak lanjut kegiatan PPKM MIKRO. Salah satu dari tindak lanjut kegiatan PPKM MIKRO adalah pembuatan tempat cuci tangan.

Awal bulan Maret lalu, Pemerintah Desa telah merealisasikan anggaran untuk pembuatan tempat cuci tangan. Sesuai dengan rencana, Pemerintah Desa melalui Tim POSKO PPKM yang telah dibentuk sebelumnya telah merealisasikan sebanyak 17 tempat cuci tangan. 2 tempat cuci tangan ditempatkan di Kantor Desa sedangkan 15 tempat cuci tangan ditempatkan dimasing-masing RT.

Proses pembuatan tempat cuci tangan di Dusun Sengon RT. 001/RW. 007 Desa Ngadiroyo.

Pembuatan tempat cuci tangan dibantu dikerjakan secara swadaya oleh masyarakat setempat. Pembuatan tempat cuci tangan ini dengan mempertimbangkan beberapa faktor diantaranya letak yang strategis untuk publik/umum serta dekat dengan keberadaan sumber air. Tidak seperti tempat cuci tangan sebelumnya yang menggunakan ember, pembuatan tempat cuci tangan ini dibuat permanen dan langsung terhubung dengan sumber air.

Kepala Desa Ngadiroyo, Mulyono menjelaskan bahwa tujuan pembuatan tempat cuci tangan ini adalah membuat tempat cuci tangan untuk umum agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk sarana mencuci tangan. Mulyono menambahkan bahwa pembuatan tempat cuci tangan ini disambungkan langsung dengan sumber air. Hal ini dikarenakan tempat cuci tangan sebelumnya mengalami kendala terkait ketersediaan air.

Tempat Cuci tangan di Dusun Sengon RT. 002/RW. 007 Desa Ngadiroyo.

“Sebelumnya masing-masing RT sudah ada tempat cuci tangan menggunakan ember. Tetapi kendalanya adalah ketika mau digunakan air sering habis. Sehingga pembuatan tempat cuci tangan kali ini kita konsep langsung tersambung dengan sumber air sekaligus saluran pembuangannya” jelas Mulyono.

Pembuatan tempat cuci tangan ditempatkan di lokasi strategis, misalnya Poskamling dan balai pertemuan warga. Diharapkan dengan adanya tempat cuci tangan ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk sarana mencuci tangan. Mencuci tangan dengan sabun di air mengalir adalah salah satu upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19. Namun selain itu masyarakat juga harus selalu memakai masker, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan menjauhi kerumunan agar masyarakat Desa Ngadiroyo selalu sehat dan terhindar dari Covid-19.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan